Image of Belajar Hermeneutika: dari Konfigurasi Filosofis menuju Praksis Islamic Studies

Text

Belajar Hermeneutika: dari Konfigurasi Filosofis menuju Praksis Islamic Studies



Hermeneutika sebagai metode menafsirkan teks yang semakin digandrungi dalam kancah intelektual negeri kita memang memperlihatkan suatu "potensi kritis" yang sangat diperlukan di dunia kontemporer ini. Melalui hermeneutika, entitas pemikiran dan praktek kebudayaan apa pun seketika terkondisikan sebagai "anti-kemapanan", "anti-rezimentas" dan "anti-hegemoni". Ia sepenuhnya memutlakkan dinaminasi, progresivitas, pluralisme dan kritik-dekonstruksionis.

Namun, terdapat kesulitan besar yang sangat signifikan untuk menarik beragam teori filsafat hermeneutika ke wilayah praksis keislaman (Islamic studies). Hermeneutika seolah-olah terwujud hanya sebagai "wacana murni", yang sama sekali tidak nyambung dengan tradisi keislaman yang telah lama berkelindan dalam jutaan praksis. Di situlah terjadi keterputusan simbiotik. Akibatnya, wajah Islam yang hermeneutis sama-sekali belum menemukan formatnya yang membumi.

Atas dasar kegelisahan tersebut, buku yang ditulis secara khusus untuk membedah “misteri hermeneutika” ini mencoba menusukkan sejarah, teori dan filsafat hermeneutika ke jantung Islamic studies. Sebuah kelancangan “anak-anak Hermes” yang sangat komprehensif dalam menelanjangi para filsuf Barat, yang sepenuhnya berbingkai refleksi-refleksi “kesadaran transendental” khas Islam kontemporer yang hibrid: itulah ‘Hermeneutika Transendental’.


Ketersediaan

B025842x7.11 MUL BMy Library (2x7)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
2x7.11 MUL B
Penerbit Diva Press : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
296 hal.; 14,5 x 21 cm,
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786022550136
Klasifikasi
2x7
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this